Diketahui, bus dengan nomor AD-7524-OG yang membawa rombongan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana asal Depok diduga mengalami rem blong.
Pasien pertama yang menjalani transplantasi ginjal babi hasil rekayasa genetika, meninggal dunia. Kurang lebih dua bulan setelah operasi, dia tutup usia.