Tragedi Jumat Kelabu di Banjarmasin pada 23 Mei 1997 meninggalkan luka mendalam. Kerusuhan massal ini merenggut ratusan nyawa dan mengguncang sejarah Indonesia.
Setelah bertahun-tahun, "safari penembak jitu" kembali masuk ke meja penegak hukum. Menurut saksi, orang berduit ke Sarajevo untuk melihat warga sipil ditembak.
Kades Karangpandan, AY ditangkap karena menggadaikan kendaraan desa dan mobil pinjaman. Ia dituduh penipuan dan penggelapan. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Menag Nasaruddin mendorong agar RI memberi penghargaan ke tokoh perdamaian dunia. Sebagai negara populasi muslim terbanyak, ini menjadi nilai tambah tersendiri.