Saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan timah mengungkap ada lebih bayar Rp 2,2 triliun yang diterima lima smelter swasta terkait proses peleburan bijih timah.
Jaksa lalu menanyakan apakah CV tersebut didirikan untuk mengakomodasi penambang ilegal, yang kemudian bijih timahnya dibeli oleh PT Timah. Apit membenarkannya.
Heru Budi menginstruksikan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot pengembangan transportasi massal. Salah satunya, pembangunan LRT Jakarta.