Seorang ayah yang anaknya jadi korban Tragedi Kanjuruhan ceritakan momen mencekam. Anaknya mau keluar stadion demi hindari gas air mata, tapi pintu terkunci!
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Aliansi suporter Indonesia di Makassar, Sulsel menggelar aksi belasungkawa 1.000 lilin atas tragedi Kanjuruhan. Suporter juga melaksanakan doa bersama.
Pengakuan-pengakuan korban selamat tragedi Kanjuruhan pelan-pelan terkuak. Mereka terjebak dan tak bisa keluar karena pintu terkunci saat ada gas air mata
Menko Polhukam Mahfud Md memerintahkan Menpora Zainudin Amali segera memanggil semua pihak terkait dengan tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim.
Bobotoh menggelar aksi solidaritas bagi korban tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan banyak nyawa melayang. Aksi itu dilakukan dengan menyalakan 'seribu' lilin.
Berdasarkan keterangan teman-teman anaknya, Faisol menceritakan detik-detik mencekam di tribun 12 Stadion Kanjuruhan, ketika gas air mata itu ditembakkan.