Ridwan Kamil, berencana membangun rusun dan apartemen untuk masyarakat kelas menengah. Salah satunya memakai bangunan yang akan kosong karena pindah ke IKN.
PT TBS Energi Utama Tbk (TBS) memperoleh pendanaan sebesar US$ 15 juta atau sekitar Rp 240 miliar (kurs Rp 16.000) untuk mempercepat penggunaan motor listrik.