Banyak pelajar Indonesia yang memilih melanjutkan pendidikan tinggi di Singapura. Namun, banyak pula dari mereka yang memilih untuk berpindah kewarganegaraan.
Wali Kota Bogor mengungkap ada 155 calon siswa SMP yang mendaftar melalui jalur zonasi menggunakan data kependudukan palsu. Mereka akan didiskualifikasi.