Ruang sidang dengan terdakwa Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti riuh lagi. Jaksa penuntut umum meminta kepada majelis hakim untuk menegur sang provokator.
Presiden Direktur PT TDM Brigjen TNI (Purn) Paulus Prananto di sidang Haris-Fatia merasa aneh jika Luhut Binsar disebut punya komando militer di Papua.