Pemerintah Kabupaten Cianjur menetapkan status tanggap darurat bencana selama 30 hari ke dapan usai gempa bermagnitudo (M) 5,6 mengguncang Cianjur kemarin.
Ketua DPW Partai NasDem Lampung, Herman HN, diperiksa KPK di Mapolresta Bandar Lampung. Ia diperiksa selama 4 jam terkait suap penerimaan mahasiswa baru Unila.
"Tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa," kata Jokowi.
Bupati Cianjur Herman memastikan korban tewas karena gempa (M) 5,6 menjadi 20 orang. Padahal, sesaat sebelumnya, Kepala BNPB menyebut korban tewas ada 14.
BNPB mengatakan korban tewas akibat gempa bumi di Cianjur bertambah menjadi 20 orang. Informasi tersebut didapatkan dari Bupati Cianjur, Herman Suherman.