Pramono merespons adanya temuan kandungan mikroplastik dalam air hujan di wilayah Jakarta. Pramono mengatakan jajarannya sudah mendalami temuan BRIN tersebut.
Air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik berbahaya, berasal dari aktivitas manusia. Paparan jangka panjang dapat berdampak serius pada kesehatan paru-paru.