Setelah viral grup FB 'Fantasi Sedarah', Meta memberikan pernyataannya. Pihaknya juga mengaku telah menindak tegas perilaku grup yang menyimpang dari norma.
Anggota Komisi III DPR Gilang Dhielafararez mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut seluruh pihak yang terlibat dalam grup FB 'Fantasi Sedarah'.
Direktorat Siber Polda Metro Jaya mengatakan telah menelusuri grup Facebook 'Fantasi Sedarah'. Polisi berkoordinasi dengan Meta dan Komdigi melacak admin grup.
Setelah menerima 'kartu kuning' dari UNESCO pada tahun 2023 silam, baru dua tahun berselang, tepatnya tahun 2025 ini semua pihak 'mendadak' peduli Danau Toba.