Cadangan devisa Indonesia turun menjadi US$ 148,7 miliar pada September 2025, dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi nilai tukar Rupiah.
Menteri Airlangga Hartarto menegaskan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global, dengan target investasi mencapai Rp1.900 triliun.