Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto mengatakan pasti ada subjektivitas dalam penulisan sejarah. Ia menyebutkan bisa saja PDIP membuat tulisan sejarah tandingan.
Kisah menginspirasi dari mantan manajer yang banting stir menjadi penjual pempek. Ternyata, usahanya cukup sukses berhasil menjual 200 buah pempek sehari.