Perusahaan farmasi AstraZeneca menarik peredaran vaksin COVID-19 buatannya di seluruh dunia. Ini dilakukan saat dunia menyoroti efek samping serius yang muncul.
Menteri Kesehatan Gunadi Sadikin menyebut kemungkinan COVID-19 carian KP.1 dan KP.2 yang memicu lonjakan kasus di Singapura juga bisa ditemukan di Indonesia.