Pesantren memiliki modal besar untuk menumbuhkan "nalar hijau", yakni cara berpikir logis yang menempatkan manusia, alam, dan Tuhan dalam hubungan harmonis.
Jegeg Bagus Gianyar mengumpulkan lungsuran Galungan untuk diberikan kepada monyet di Monkey Forest Ubud, mengurangi limbah makanan dan mendukung satwa.