Tiga jurnalis di Mataram dilarang meliput kasus IWAS, tersangka pelecehan seksual. Mereka diminta menghapus rekaman dan meminta penjelasan dari polisi.
Yenny Wahid menegaskan tidak mendukung pemakzulan Wapres Gibran. Ia mendorong kritik sebagai bagian dari demokrasi, namun harus mengikuti mekanisme yang ada.