Polisi mengungkap dua desa adat di Karangasem berpotensi menghambat kelancaran Pemilu 2024 karena ada konflik sosial di tengah masyarakat kedua wilayah.
204 juta Data Pemilih Tetap (DPT) diduga bocor oleh akun anonim bernama Jimbo. Menkominfo Budi menilai data yang bocor itu data biasa, tidak signifikan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan perkembangan teknologi yang begitu cepat menyebabkan risiko keamanan siber (cyber security) tidak dapat dihindari.