Menurut laporan World Travel and Tourism Council (WTTC), wisman yang berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA) menghabiskan uang US$ 52,2 M (setara Rp 807 T) di 2024.
Malaysia ingin meningkatkan hubungan ekonomi dengan China, namun pada saat yang sama juga berupaya menghindari risiko di tengah konflik Laut China Selatan.
Ia menjelaskan TAP MPRS No. XXXIII / MPRS / 1967 telah dinyatakan sebagai kelompok Ketetapan MPRS yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut.