Prasangka keluarga pelaku pembunuh Redho tidak hanya dua orang. Karena pembunuhan itu sangat rapih dan terencana. Termasuk adanya upaya menghapus jejak.
Polisi meyakini potongan tubuh yang ditemukan adalah Redho, mahasiswa UMY dari Pangkal Pinang, Babel. Namun, agar hasil lebih akurat telah dilakukan test DNA
Neymar memastikan tetap di Paris Saint-Germain meski diminta oleh sebagian suporter untuk pergi. Neymar menghormati kontraknya yang baru akan habis di 2025.
Orang tua Redho Tri Agustian telah menjalani tes DNA di Polda Babel. Sampel sudah dikirim ke Jogja dan kini mereka menunggu kepastian pemulangan jenazah.
Superstar Paris Saint-Germain, Neymar, menegaskan tak akan kemana-mana di musim panas ini. Neymar sadar bahwa sebagian suporter PSG ingin agar dia pergi.