Fahri Hamzah terlibat saling serang pernyataan dengan Partai Demokrat. Awal mula perseteruan itu setelah Fahri Hamzah menyindir Ketum Partai Demokrat, AHY.
Fahri Hamzah menyentil Ketum Partai Demokrat AHY yang menurutnya seolah 'ngomong sendiri' soal kondisi negara. Partai Demokrat menyemprot balik Fahri Hamzah.
Fahri Hamzah menyentil Agus Harimurti Yudhyono (AHY) yang menurutnya seolah 'ngomong sendiri' soal kondisi ekonomi. Demokrat menyemprot balik Fahri Hamzah.
"Anies sudah dicalonkan oleh Nasdem yang memiliki keterwakilan 10% di parlemen. Dan akan segera digenapkan setelah PD dan PKS bergabung," kata Hermawi Taslim.
Partai Gelora bakal mendorong Anis Matta dan Fahri Hamzah maju capres-cawapres 2024. Gelora menyinggung Anies Baswedan dan Ridwan Kamil yang tak punya partai.
Fahri Hamzah merespons pidato Yusril yang bicara terkait semua partai politik mungkin tak lolos Pemilu 2024 jika verifikasi faktual dilakukan dengan benar.