Pada 12 Mei 2025, banjir besar kembali melanda Samarinda. Hujan turun lebat sejak dini hari dan dalam waktu singkat, sebagian besar wilayah kota tergenang.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau infrastruktur pengendali banjir di Bandara YIA. Pembangunan sistem drainase untuk mencegah banjir di kawasan tersebut.
Larasati Nugroho mengalami kecelakaan mobil keempat kalinya. Saat kecelakaan terakhir, mobil yang dia kendarai sampai terbalik dan ia pikir hidupnya selesai.
Wapres Gibran berjanji atasi masalah pupuk dan irigasi di Sikka, NTT. Dia dukung petani dengan alat pertanian dan infrastruktur untuk swasembada pangan.