Hamas sebut PM Israel Benjamin Netanyahu ingin perpanjang perang di Gaza. Netanyahu disebut tak tertarik gencatan senjata, bahkan untuk membebaskan sandera.
Tentara Zionis melakukan serangan berdarah ke RS Al Shifa di Jalur Gaza. Hamas menuduh Amerika Serikat (AS) merestui agresi keji Israel itu. AS membantah.
Kementerian Keuangan Israel mengumumkan utang negara tersebut telah mencapai 30 miliar shekel atau Rp 123 triliun sejak dimulainya perang dengan Hamas.
Pejuang Hamas merilis sebuah video pada Kamis (30/11). Menunjukkan sandera yang disandera di Gaza diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC).