Militer AS melancarkan serangan 90 menit ke Iran, menghancurkan lokasi rudal dan pertahanan. Sudah lebih dari 260 orang terluka, termasuk wanita dan anak-anak.
Presiden FIFA Gianni Infantino mencoba meredam amarah skuad Iran yang diusur dari Amerika Serikat. Dia memastikan Tim Melli dapat bermain di laga kedua.
AS tegaskan blokade Iran bisa berlangsung tanpa batas waktu, sementara Wakil Presiden Vance mengungkap prioritas utama Washington kini bukan lagi nuklir Iran.