Gunung Dukono ditutup total sejak April 2026 di tengah insiden tewasnya 3 pendaki. Penutupan ini untuk mencegah bahaya akibat aktivitas vulkanik yang meningkat.
Karangan bunga dukacita memenuhi rumah duka ayah Pratama Arhan, Sutrisno, yang meninggal karena sakit komplikasi. Salah satunya dari mantan mertua Arhan.