Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan secara simbolis ijazah yang tertunda kepada 371 siswa, sebagai bagian dari program pemutihan ijazah tahap kedua.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan Pemerintah Indonesia dan Rusia membuka kerja sama pembangunan infrastuktur.