Gas air mata merupakan senjata yang kerap menimbulkan sensasi terbakar, perih, hingga sesak napas. Kemenkes mengungkap cara untuk mengatasi efek yang muncul.
Kericuhan terjadi di Polda Bali saat pengunjuk rasa mendobrak pintu dan melempar batu. Polisi menggunakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa.