PDIP tidak mengundang Partai Demokrat di acara puncak peringatan Bulan Bung Karno karena alasan etika politik. Partai Demokrat menanggapi santai hal itu.
Demokrat kembali menggelar aksi cap jempol darah. Aksi itu bentuk penolakan terhadap langkah yang diambil Kepala KSP Moeldoko mengambil alih Partai Demokrat.