Ketua Fraksi Demokrat, Ibas, menegaskan partainya tidak terlibat dalam polemik ijazah palsu Jokowi. Ia menolak tuduhan sebagai fitnah dan manuver politik kotor.
Pengacara mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim memprotes tindakan jaksa yang langsung membawa kliennya pergi dari ruang sidang saat persidangan diskors.