Non Fungible Token (NFT) kini tengah tren di masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi. SuperlativeSS mengajak seniman memasarkan karya dengan NFT.
Dunia Metaverse diprediksi lepas landas tahun 2022 ini dengan dukungan dari perusahaan teknologi kelas kakap seperti Meta, Google, Microsoft, sampai Apple.
Media sosial dihebohkan dengan dijualnya Alun-alun Utara, Kepatihan dan Gedung Agung Yogyakarta. Penjualannya dilakukan secara virtual di situs nextearth.io.
Komunitas NFT, Superlative Secret Society (SuperlativeSS) tak hanya membuka galeri di Bali. Mereka juga mau memajang karya NFT seniman Indonesia di New York.
Dalam pelajaran biologi saat praktik menelaah organ tubuh hewan seperti kelinci, kodok, ikan kita bisa menggunakan hewan virtual tanpa harus membedah aslinya.
Tren metaverse merambah ranah keagaamaan dan memunculkan wacana kontroversial ibadah Haji di metaverse. Pihak Masjidil Haram di Makkah langsung membantahnya.