Permata Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,0-5,1% hingga 2025, dengan optimisme hati-hati untuk 2026. Inflasi diperkirakan tetap terkendali.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menegaskan provinsinya tetap menarik bagi investasi di tengah ketidakpastian global, dengan capaian investasi Rp 66,13 triliun.
Penurunan kewajiban neto tersebut diakibatkan adanya penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri dan peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).