Cuaca ekstrem memang terjadi karena perubahan iklim Bumi. Namun, banjir yang datang saat cuaca ekstrem diperparah akibat perusakan hutan secara terus menerus.
Tiga pria ditangkap Polres Trenggalek karena diduga memeras kepala desa dengan mengaku sebagai wartawan. Polisi amankan uang Rp 5 juta sebagai barang bukti.
Krisis air bersih melanda tiga kampung di Sukabumi akibat jebolnya irigasi. Warga terpaksa bergantung pada bantuan air dan berjalan jauh untuk mencarinya.
Enam halte Transjakarta terbakar dan 16 lainnya dirusak akibat aksi demo. Layanan mulai normal kembali, Transjakarta ajak masyarakat jaga fasilitas publik.
PT MRT Jakarta (Perseroda) merogoh Rp 5 miliar untuk memperbaiki sejumlah fasilitas yang rusak imbas kericuhan saat demo massal pada akhir Agustus lalu.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak baru yang berasal dari Proyek Irigasi Belimbing milik PT Angkasa Pura Indonesia senilai Rp 51,4 miliar.