Kebakaran hutan di Kotawaringin Barat terus meningkat dengan 204 kejadian dan 867,49 hektare lahan terbakar. BPBD Kobar kerahkan helikopter untuk pemadaman.
BMKG mengungkap potensi karhutla dengan 5.090 titik api akibat musim kemarau. Puncak risiko terjadi Agustus-September 2026, terutama di Riau dan Kalimantan.
Polres Kubu Raya segel lahan terbakar 4 hektare untuk penyelidikan karhutla. Dugaan awal kebakaran berasal dari puntung rokok. Masyarakat diimbau waspada.
Kapolda Riau dan Pangdam XIX melakukan patroli udara untuk memantau dan memadamkan kebakaran hutan di Pelalawan, memastikan penanganan cepat dan terkoordinasi.