Polda Lampung menetapkan 7 orang menjadi tersangka dalam pengungkapan bom molotov sebelum aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Lampung pada 1 September 2025 lalu.
Seorang konten kreator warga Desa Petahunan, Lumajang diduga jadi korban doxing. Agus Harianto mendapat teror kiriman paket COD bernilai puluhan juta rupiah.
Malam di warung sate Sukabumi berubah mencekam saat lima orang menyerang pegawai, Teguh, dengan pistol. Insiden ini dilaporkan ke polisi untuk penyelidikan.