Perdana Menteri Israel Netanyahu muncul setelah Israel dibombardir Iran. Dia mengancam bunuh pemimpin tertinggi Iran dan berjanji terus menyerang Hizbullah.
Menurut laporan media, AS mengajukan proposal berisi 15 syarat untuk mengakhiri perang Timur Tengah. AS juga akan mengerahkan 3.000 tentara tambahan ke kawasan.
AS dan Iran disebut menjalin kontak tak langsung beberapa waktu terakhir, saat perang berkecamuk. Perwakilan kedua negara dilaporkan segera bertemu di Pakistan.
Keputusan ini diumumkan di tengah tekanan untuk mengurangi subsidi bahan bakar, saat perekonomian Teheran terpuruk akibat rentetan sanksi internasional.
Setelah negosiasi damai gagal, Trump perintahkan blokade Selat Hormuz dan ancam hancurkan kapal Iran. Iran menolak ancaman dan sebut tindakan AS ilegal.