Berdasarkan pemeriksaan, uang palsu itu berasal dari seseorang di Jakarta. Satu pelaku membeli Rp 30 juta dan dapat seribu uang palsu pecahan Rp 100 ribu.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menanggapi isu prostitusi di IKN. Ia menegaskan telah menutup 10 warung dan melakukan penertiban bersama pihak berwenang.