"Bahan baku yang biasa dipasok oleh supplier yang rutin karena ingin meningkatkan kearifan lokal, diganti oleh supplier lokal yang mungkin belum siap," katanya.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutakin mengatakan 21 siswa dan guru masih dirawat di rumah sakit karena diduga keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis.
Kepala BPOM RI mengungkapkan sudah ada hampir 10 ribu SPPG yang mendapatkan rekognisi dari BPOM RI. Ini sebagai langkah proteksi kejadian keracunan MBG.
Jumlah pelajar korban keracunan diduga akibat MBG di Garut bertambah menjadi 282 orang. Sebagian korban sudah ada yang dipulangkan dan menjalani rawat jalan.