Arifin menjadi pengemudi ojol sejak tahun 2017. Awal ia narik mampu menghasilkan Rp 150-200 ribu dalam sehari. Kini, dia menyebut hanya bisa dapat Rp 50 ribu.
"Sudah kami juga menerima laporan bahwa beberapa saudara-saudara kita yang berprofesi ojol juga sudah mendapatkan manfaat dari kebijakan itu," ujar Prasetyo.