Pertemuan lima pemimpin Asia di Istana Bogor 1954 melahirkan keputusan penting: mengundang Tiongkok dan menolak Israel, membentuk arah diplomasi Asia-Afrika.
Pasar percetakan komersial Indonesia diproyeksikan tumbuh pesat. ALLPrint Indonesia 2025 hadir sebagai platform inovasi dan kolaborasi industri. Bergabunglah!
UM Surabaya luncurkan Global Hub sebagai simbol perdamaian dan keterbukaan. Ada 2 inisiatif internasional lainnya untuk mendukung pendidikan tanpa batas.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid apresiasi Menlu Sugiono atas dukungan terhadap Hamas. Dia menekankan pentingnya perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
Isu Palestina mulai dibahas di kalangan pemimpin Asia sebelum Konferensi Asia-Afrika 1955, menandai solidaritas terhadap perjuangan bangsa Arab Palestina.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyambut positif respons Hamas terhadap proposal perdamaian. Ia mengecam serangan Israel dan mendukung kedaulatan Palestina.
Pertemuan Colombo Powers di Bogor 1954 menjadi tonggak diplomasi Asia, membuka jalan menuju Konferensi Asia-Afrika dan memperkuat solidaritas Afro-Asia.
Perdana Menteri Ceylon, Don Stephen Senanayake, wafat. John Kotelawala menggagas Colombo Powers untuk memperkuat solidaritas Asia dan tolak campur tangan asing.