Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penyebab pelemahan rupiah, termasuk aliran modal asing dan kebutuhan valas. BI berkomitmen stabilkan nilai tukar.
Nilai tukar rupiah melemah setelah peringatan MSCI, mencapai Rp 16.837. IHSG juga tertekan, namun reformasi pasar modal dapat dukung pemulihan jangka panjang.
Setiap pagi, jutaan pekerja menempuh perjalanan panjang ke Jakarta. Kemacetan bukan sekadar kendaraan, melainkan jarak rumah dan tempat kerja yang kian jauh.