Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan ruang penurunan suku bunga acuan semakin tertutup akibat dampak perang AS-Israel dan Iran terhadap perekonomian global.
Bank Indonesia (BI) merespons Fitch Ratings mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada BBB, namun merevisi outlook rating utang menjadi negatif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengklaim peluang resesi bagi ekonomi Indonesia jauh lebih rendah dibanding Amerika Serikat (AS).