Mobil listrik bekas lebih cepat terjual dibandingkan mobil bensin, dengan DTT 34 hari. Depresiasi harga dan ketersediaan yang terbatas jadi faktor utama.
Penjualan mobil listrik di Indonesia meningkat. KNKT mengungkap potensi bahaya seperti korsleting listrik dan masalah akses pintu dalam keadaan darurat.