Pengadaan mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp 8,5 miliar menuai protes dari warga, kreator konten, dan anggota DPR. Mereka mempertanyakan urgensi mobil itu.
Modal pinjaman yang diberikan pemerintah melalui perbankan perlu dimanfaatkan sesuai dengan potensi desa, sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha.