Pemerintah menyusun rencana efisiensi anggaran untuk menjaga defisit APBN 2026 di bawah 3% akibat lonjakan harga BBM. Program prioritas tetap dipertahankan.
RSUD SK Lerik alokasikan Rp 3 miliar untuk tangani pasien darurat tanpa BPJS di Kupang. Hingga kini, 199 pasien telah dilayani dengan dana Rp 700 juta.