Meski novel ini berlatar Brasil 1970, gemanya juga bisa kita rasakan di negeri ini, terutama karena Indonesia juga pernah punya sejarah pelanggaran HAM.
Informasi mengenai penculikan seorang siswi SMP di Kendal beredar hingga menjadi sorotan. Namun ternyata informasi itu hanyalah rekayasa semata siswi SMP itu.
Viral informasi penculikan terhadap seorang siswi SMP di Weleri Kendal menyita perhatian warga. Namun belakangan diketahui, informasi itu rekayasa pelaku.