Massa buruh menggelar unjuk rasa di depan DPR/MPR RI, Jakarta, dengan 5.367 personel keamanan. Tuntutan utama: tegakkan supremasi sipil dan hapus outsourcing.
Partai Buruh dan DPR RI bahas RUU Ketenagakerjaan, termasuk larangan outsourcing dan perlindungan pekerja digital. Tiga rekomendasi dihasilkan dari pertemuan.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menuntut kenaikan upah minimum 8,5-10,5% untuk 2026. Kenaikan ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat.
Ratusan buruh dari Cikarang Barat berangkat ke Jakarta untuk konsolidasi isu ketenagakerjaan, dengan pengawalan Polres Metro Bekasi untuk keamanan aksi.