Serangan militer AS ke fasilitas nuklir Iran tidak menghancurkan komponen inti program nuklir. Laporan intelijen menyebutkan hanya menunda ambisi nuklir Iran.
Garda Revolusi Iran menangkap seorang warga negara Eropa diduga menjadi mata-mata di lokasi militer. Warga negara Eropa itu masuk ke Iran sebagai turis.