Ipuk Fiestiandani berhasil membuktikan kinerja selama Pandemi dengan fokus penanganan dampak COVID-19 dan menggenjot pembangunan infrastruktur setelahnya.
WHO menyatakan COVID-19 tak lagi menjadi penyakit menular yang mematikan di dunia. Gelar tersebut diambil alih TBC yang menjadi penyumbang kematian terbanyak.