Pepadi mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Ustaz Khalid Basalamah soal ucapan 'wayang haram'. Namun, pelaporan itu tidak diterima oleh Bareskrim.
Video viral pergelaran wayang terdapat tokoh yang disebut mirip Khalid Basalamah dihajar beramai-ramai. Ormas Islam Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) bereaksi.
Ormas Islam Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) merespons video pertunjukan wayang berpeci mirip Ustaz Khalid Basalamah 'dimassa' yang digelar di ponpes Gus Miftah.
Setelah dibanting-banting, wayang itu lalu diserahkan kepada orang lain dengan ucapan, "Diremuk! Diremuk!" sambil menyebut nama-nama orang yang diminta merusak.
Gus Miftah menyebut bahwa sebagai pemilik tempat pentas dia tidak terlibat dalam penyusunan lakon wayang kulit itu. Soal lakon merupakan domain sang dalang.