Otoritas kesehatan Gaza melaporkan 8.000 orang lebih, mayoritas warga sipil-hampir separuhnya anak-anak, tewas akibat serangan Israel dalam 3 pekan terakhir.
Kerumunan demonstran menyerbu bandara di Dagestan, Republik Kaukasus Rusia, untuk mencari warga Israel dan warga Yahudi yang dirumorkan mendarat di bandara itu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan operasi darat militer telah memasuki 'tahap kedua' dan menjadi perang 'panjang dan sulit' melawan Hamas.
Warga Israel menyampaikan protes atas keputusan PM Benjamin Netanyahu mendeklarasikan perang dengan Hamas. Para pengunjuk rasa melihat peperangan bukan solusi.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk serangan Israel ke Gaza, Palestina. Erdogan akan mendeklarasikan Israel sebagai penjahat perang kepada dunia.