Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa balon mata-mata China seperti yang ditembak jatuhnya adalah bagian dari "armada" yang telah menjangkau lima benua.
Jumlah korban jiwa gempa di Turki-Suriah mencapai 7.8000 orang. Kerabat korban mencari yang terperangkap di bawah reruntuhan dengan memakai linggis dan kapak.
Sebanyak 55 orang di 12 negara bagian AS dilaporkan mengalami infeksi mata setelah menggunakan obat tetes mata dari India. Kini, produk tersebut resmi ditarik.