Minggu pagi, 13 Maret 1983. Telepon di rumah Harmoko berdering. Si penelepon adalah ajudan Presiden Soeharto. Dia meminta Harmoko datang ke Cendana jam 5 sore.
Acara wayang kulit yang digelar di Mabes Polri ini merupakan tindak lanjut dari pagelaran wayang orang yang terlaksana dengan sukses dan meriah tersebut.